Cisco adalah peralatan utama yang banyak digunakan pada Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN). Dengan cisco router, informasi dapat diteruskan ke alamat-alamat yang berjauhan dan berada di jaringan computer yang berlainan. Yang bertujuan untuk dapat meneruskan paket data dari suatu LAN ke LAN lainnya, Cisco router menggunakan tabel dan protocol routing yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas data. Paket data yang tiba di router diperiksa dan diteruskan ke alamat yang dituju. Agar paket data yang diterima dapat sampai ke tujuannya dengan cepat, router harus memproses data tersebut dengan sangat tepat. Untuk itu, Cisco Router menggunakan Central Processing Unit (CPU) seperti yang digunakan di dalam komputer untuk memproses lalu lintas data tersebut dengan cepat. Seperti komputer, cisco router juga mempunyai sejumlah jenis memori yaitu ROM, RAM, NVRAM dan FLASH, yang berguna untuk membantu kerjanya CPU. Selain itu dilengkapi pula dengan sejumlah interface untuk berhubungan dengan dunia luar dan keluar masuk data. Sistem operasi yang digunakan oleh cisco router adalah Internetwork Operating System (IOS).

Packet Tracer adalah sebuah cross-platform visual simulasi alat yang dirancang oleh Cisco Systems yang memungkinkan pengguna untuk membuat topologi jaringan dan meniru modern jaringan komputer. Perangkat lunak ini memungkinkan pengguna untuk mensimulasikan konfigurasi Cisco router dan switch menggunakan simulasi antarmuka baris perintah

ALAT DAN BAHAN

  • Computer/pc
  • Aplikasi pakettracer7

TOPOLOGI

LAB.1 Pengenalan Mode di Device

CISCO

Setiap device Cisco memiliki tingkatan tersendiri dalam melakukan konfigurasinya. Konfigurasi yang dapat dilakukan pun berbeda di setiap modenya. Di Cisco sendiri ada 3 Mode Umum yaitu:

Router> : User EXEC Mode

Router# : Privilege Mode

Router(config) : Global Configuration Mode

 Keterangan Perintah Untuk Pindah dari mode 1 ke mode lainnya.

  • Router> enable Untuk berpindah dari User Mode ke Privilege Mode
  • Router# disable Untuk berpindah dari Privilege ke User Mode
  • Router# configure terminal Untuk berpindah dari Privilege ke Global Configuration
  • Router (config)# exit untuk keluar dari mode global configuration

LAB.2 Pengecekan Hardware

Perangkat jaringan Cisco ini layaknya komputer yang biasa kita pakai , dalam Device Cisco terdapat CPU , Disk , Memori , dll.

Cara mengeceknya adalah dengan cara ketikan perintah show version. Di dalam Privilege Mode

Dari keterangan diatas dapat kita ketahui bahwa :

  1. Tipe Router nya adalah Cisco 1841
  2. Memory yang dimiliki adalah ( 114688K + 16384 ) Kb = 131.072 Kb
  3. Memiliki 2 buah Interface FastEthernet
  4. NVRAM yang dimiliki adalah sebesar 191 kb
  5. Flash yang dimiliki adalah sebesar 63488 Kb (64 MB)

Berikut beberapa penjelasan dari materi diatas

  • Flash digunakan sebagai media penyimpanan IOS ( Internetwork Operating System) yaitu system operasi yang digunakan oleh device CISCO.
  • Memory/RAM digunakan sebagai media penyimpanan konfigurasi sementara. Kalo dibahasa cisco itu Running-configuration.
  • NVRAM (Non-Volatile RAM) digunakan sebagai tempat penyimpanan konfigurasi utama. Ibaratnya ini adalah tempat penyimpanan semua konfigurasi secara permanen, layaknya hardisk namun hanya untuk konfigurasi. Kalo dibahasa cisco nya itu Startup-Configuration.

LAB.3 Pengecekan Hardware

Pada lab kali ini kita akan membahas tentang pengecekan hardware, perintahnya hampir sama dengan lab sebelumnya. Hanya yang di ceknya berbeda.

Dari keterangan diatas dapat kita ketahui bahwa :

  1. Versi IOS yang digunakan adalah Version 12.4(15)
  2. Nama File IOS nya adalah Version 12.4(15)
  3. Nilai dari Configuration registernya adalah 0x2102

Ada 2 nilai configuration register yang sering digunakan , yaitu

  • 0x2102 : Artinya router akan membaca konfigurasi yang ada di startup (NVRAM) ketika dinyalakan
  • 0x2142 : Artinya router akan mem-bypass konfigurasi startup ketika dinyalakan.

LAB.4 Melakukan Verifikasi Dengan Perintah “Show”

Pada pembahasan kali ini kita akan mencoba 1 lagi perintah dasar yaitu show yang artinya menampilkan, perintah show dapat dilakukan di Privilege mode “#” tetapi ketika mempraktekan nya kita harus menambahkan syntax di belakang perintah show. Maka dari itu untuk melihat syntax apa saja yang bisa ditampilkan oleh perintah show kita tambahkan “?” pada belakang perintah show.

Ketika sudah muncul syntax-syntax yang bisa ditampilkan oleh perintah show kita akan ambil contoh menampilkan jam pada router dengan perintah show clock di Privilege mode. Bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

LAB.5 Mengubah Hostname

Pada lab terakhir ini kita akan mengubah hostname yang asalnya default “Router” kita ubah menjadi sesuai keinginan kita. Untuk merubah hostname kita hanya perlu memasukan perintah hostname (nama_hostname) di dalam Global Configuration mode. Untuk lebih jelas kita langsung saja kita praktikan

Bisa kita lihat pada gambar di atas bahwa saya memasukan perintah hostname ASYIFA dan hasilnya hostname berubah menjadi ASYIFA

Simpulan

Dengan adanya software simulasi packet tracer, kita bisa dengan mudah mempraktikan teori-teori yang telah kita dapat, khususnya dalam bidang jaringan komputer.

Basic configuration ini sangat berguna bagi kalian yang pertama kali menggunakan cisco.

Jangan bingung saat mengkonfigursi karena cisco berbasis CLI, karena banyak sekali sumber yang menyediakan tutorial. Maka dari itu kita harus lebih teliti dalam mengkonfigurasinya.

Rerefensi

Modul Cisco IDN

http://yadaaulia.blogspot.com/2017/01/pengertian-cisco-kegunaan-serta.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Cisco_Packet_Tracer

Tentang Cisco, Layanan dan Sertifikasi